Pencapaian Satgas PKH
Beranda / Pencapaian Satgas PKH / Presiden Prabowo Apresiasi Satgas PKH: Tegaskan Peran Strategis Selamatkan Aset Negara

Presiden Prabowo Apresiasi Satgas PKH: Tegaskan Peran Strategis Selamatkan Aset Negara

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) atas dedikasi dan pengorbanan mereka dalam menyelamatkan keuangan serta aset negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam penyerahan denda administratif, penyelamatan keuangan negara, dan penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI yang berlangsung di Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta.

“Atas nama pemerintah, negara, dan seluruh rakyat Indonesia, saya ingin ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang bekerja dalam Satgas PKH ini. Penghargaan saya yang sangat tinggi atas pengorbanan saudara,” ujar Presiden Prabowo.

Komitmen Pelindungan Penuh dari Negara

Presiden memahami bahwa tugas penertiban kawasan hutan merupakan pekerjaan yang sangat kompleks. Dalam menjalankan tugas di lapangan, anggota Satgas PKH tidak jarang berhadapan langsung dengan ancaman hingga intimidasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Lebih dari Sekadar Hutan, Kerinci Seblat adalah Penyangga Kehidupan Sumatera

Merespons hal tersebut, Kepala Negara secara tegas menyatakan komitmen penuh pemerintah untuk melindungi seluruh jajaran Satgas PKH.

“Kalau ada yang mengancam anggota Satgas PKH, dia mengancam Presiden Republik Indonesia. Kalau ada yang menghalangi pekerjaan Satgas PKH, dia menghalangi pekerjaan Presiden Republik Indonesia,” tegasnya.

Tutup Praktik Pembackupan Ilegal di Birokrasi

Dalam arahannya, Presiden juga menyoroti oknum dalam birokrasi yang kerap menyalahgunakan wewenang demi membantu praktik-praktik ilegal, seperti pertambangan dan perkebunan tanpa izin di dalam kawasan hutan.

Beliau mengajak seluruh jajaran instansi dan aparatur negara untuk menghentikan tindakan yang merugikan rakyat serta kembali pada prinsip pengabdian yang jujur dan berintegritas.

Ketika Hujan Tak Kunjung Datang: Ancaman El Niño bagi Indonesia

“Marilah kita tutup praktik-praktik yang tidak baik. Menipu rakyat, menipu atasan, membeking praktik penyelundupan, tambang ilegal, perkebunan ilegal. Mari kita laksanakan tugas yang diberikan rakyat kepada kita dengan baik,” imbau Presiden.

Presiden menutup arahannya dengan menekankan bahwa pemerintah tidak akan mundur sedikit pun dalam menjaga kekayaan bangsa demi sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *